Penyajian suatu makanan agar tampak menarik untuk disantap tentu tak bisa dipisahkan dari seni penataan makanan itu sendiri. Seni menata makanan atau tata hidang selain dibutuhkan pengetahuan seputar peralatan penyajian makanan yang tepat juga dituntut untuk mengetahui teknik menghidangkan makanan. Salah satu teknik menghidangkan makanan yang perlu dimiliki setiap koki ataupun pelaku kuliner adalah seni mengukir buah ataupun sayuran. Hal inilah yang menjadi dasar Tristar Culinary Institute yang beralamatkan di Jl. Raya Jemursari 244 Surabaya mengadakan perkuliahan Fruit and Vegetable Carving. Perkuliahan yang diadakan pada hari Jumat (15/10) ini bertujuan untuk mengasah kemampuan dan ketrampilan seni menghidangkan makanan agar nantinya para mahasiswa mampu menghidangkan makanan dengan baik dan cantik.
Perkuliahan ini dimulai pada pukul 08.00 WIB dengan pemberian teori seputar fruit and vegetable carving. Pada dasarnya fruit and vegetable carving adalah bagian dari salah satu seni ukir atau pahatan dengan menggunakan media buah-buahan dan sayuran. Adapun materi perkuliahan kali ini diajarkan oleh Sukamto, seorang dosen tamu yang berasal dari sebuah hotel berbintang. Pemberian teori yang berlangsung selama 1 jam ini terdiri dari pengetahuan dasar-dasar fruit and vegetable carving meliputi definisi fruit and vegetable carving, cara tepat menggunakan pisau hingga teknik-teknik menghias buah dan sayuran. Tak kurang dari 22 orang mahasiswa jurusan Culinary mengikuti jalannya perkuliahan kali ini dengan sangat antusias.

Tak hanya selesai sampai mengukir saja, hasil ukiran buah dan sayuran tersebut kemudian dirangkai hingga cantik serta bertuliskan Tristar Culinary Institute. Dalam mengukir dan merangkai buah dan sayuran, Sukamto selaku dosen pengajar mempunyai tips-tips memilih buah dan sayur yang tepat. “Sebenarnya semua jenis buah dan sayuran bisa dijadikan media untuk ukiran ataupun rangkaian yang dapat mempercantik sebuah hidangan. Namun agar ukiran lebih bertahan lama, sebaiknya pilih sayur ataupun buah yang teksturnya agak keras ataupun mengkal.”jelas Sukamto. Selain diajarkan cara merangkai ukiran buah dan sayuran, para mahasiswa juga diberikan contoh cara menghias makanan ataupun memberikan garnish dari mentimun dan cabai pada sebuah hidangan dalam piring saji.
Dan ternyata hasil dari rangkaian buah dan sayuran sangat indah dan cocok untuk dijadikan sebagai “center point” dari sebuah meja hidangan dalam sebuah acara pesta. Hal ini membuat kita sangat kagum bahwa buah dan sayuran yang biasa saja ternyata bisa dibentuk sedemikian rupa hanya dengan menggunakan sebilah pisau. Sukamto pun mengaku sangat puas dengan hasil karya para mahasiswanya. “Sebagai pemula, hasil ukiran yang dibuat oleh para mahasiswa ini cukup bagus. Dan saya rasa seni ukiran buah dan sayuran ini bisa dipelajari serta hasilnya akan lebih bagus lagi bila sering latihan.”ujarnya. Para mahasiswa pun cukup senang bisa mengikuti perkuliahan fruit and vegetable carving ini dikarenakan mereka semakin terampil menggunakan pisau untuk mengukir buah dan sayuran.
Tristar Culinary Institute.
Sekolah Kuliner & Akademi Perhotelan.
Jln. Raya Jemursari 244 Surabaya.
Telp: 031 8433224-25.
HP: 0817321024.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar